| 26 Juli 2008
PILKADA langsung disebut banyak orang sebagai perayaan demokrasi, media rakyat menyalurkan hak politiknya untuk memilih pemimpin. Besok, 23 Juli 008 masyarakat Jawa Timur dan Kota Malang akan menyelenggarakan Pilkada langsung. Secara subyektif dan penuh pertimbangan, lokalitas dan komunitas, sadar dan setengah tidak sadar, secara pribadi saya berkeinginan menyukseskan pilkada (walikota dan gubernur) dengan cara yang normal.
Saya ingin mengutip ungkapan seorang pejabat yang menyatakan, marilah dalam pilkada ini kita pilih pemimpin yang siddiq, amanah, tabligh dan fathonah persis yang dicontohkan Muhammad. Kurang2 dikit tidak apalah. Ada dua cara.
Saya ingin mengutip ungkapan seorang pejabat yang menyatakan, marilah dalam pilkada ini kita pilih pemimpin yang siddiq, amanah, tabligh dan fathonah persis yang dicontohkan Muhammad. Kurang2 dikit tidak apalah. Ada dua cara.
Pertama, silakan datang ke TPS-TPS dan cari calon pemimpin seperti itu. Bila ada, terserah anda mau anda apakan. Kedua, cukup di rumah saja, buka-buka lagi koran kemarin, lihat referensi, tanya kiri kanan, ada nggak pemimpin dengan kriteria seperti itu. Bila ada, terserah anda mau diapakan.
Nah bila tidak ada, bolehlah kita rayakan demokrasi ini dengan cara yang saya usulkan ini. Kita bikin gathering lah. Kumpul bersama tanpa sedikitpun membahas politik, apalagi pilkada. Bertemu dalam suasana yang dikatakan Ferdinand Tonnies sebagai gemainschaf alias paguyuban. Sambil tetap bekerja seperti biasa.
Acaranya, makan-makan la yauuw. Sarapan menjelang siang. Saya punya ikan asin, hadiah dari seorang cewek asal Banyuwangi, (Dwi Aziz Radar Malang) beberapa hari lalu. udah saya coba, dan menurut saya, enak sekali (Yang tidak mau ikan asin, minggir he he). Saya punya peralatan untuk membuat sambal dan menggoreng ikan asin yang lengkap, dan insyaallah bisa diracik dengan baik.
Kapasitas peralatan yang ada bisa melayani sekitar 20an orang manusia + si Heru Sutanto. Ada 2 koki "handal" yang bersedia membantu pekerjaan ini. Mereka mau memasak asal ada yang memakannya. Saya sendiri, bersedia. Saya belum tahu yang lain. Pukul yang diusulkan adalah jam 9
sampai usai.
Hal-hal lain bisa disampaikan saat yang lain pula. Demikian cara yang saya usulkan untuk menyambut pesta demokrasi ini. tetap dengan semangat komunitas, lokalitas, kesadaran dan setengah sadar, sangat subyektif dan pribadi. Bila acara ini mendapatkan sambutan di hati masyarakat Averroes Menulis, semoga bisa mensukseskan Pilkada Jatim dan Kota Malang, amien. Apa hubungannya? Ah itu bisa didiskusikan. Wekekek
Nah bila tidak ada, bolehlah kita rayakan demokrasi ini dengan cara yang saya usulkan ini. Kita bikin gathering lah. Kumpul bersama tanpa sedikitpun membahas politik, apalagi pilkada. Bertemu dalam suasana yang dikatakan Ferdinand Tonnies sebagai gemainschaf alias paguyuban. Sambil tetap bekerja seperti biasa.
Acaranya, makan-makan la yauuw. Sarapan menjelang siang. Saya punya ikan asin, hadiah dari seorang cewek asal Banyuwangi, (Dwi Aziz Radar Malang) beberapa hari lalu. udah saya coba, dan menurut saya, enak sekali (Yang tidak mau ikan asin, minggir he he). Saya punya peralatan untuk membuat sambal dan menggoreng ikan asin yang lengkap, dan insyaallah bisa diracik dengan baik.
Kapasitas peralatan yang ada bisa melayani sekitar 20an orang manusia + si Heru Sutanto. Ada 2 koki "handal" yang bersedia membantu pekerjaan ini. Mereka mau memasak asal ada yang memakannya. Saya sendiri, bersedia. Saya belum tahu yang lain. Pukul yang diusulkan adalah jam 9
sampai usai.
Hal-hal lain bisa disampaikan saat yang lain pula. Demikian cara yang saya usulkan untuk menyambut pesta demokrasi ini. tetap dengan semangat komunitas, lokalitas, kesadaran dan setengah sadar, sangat subyektif dan pribadi. Bila acara ini mendapatkan sambutan di hati masyarakat Averroes Menulis, semoga bisa mensukseskan Pilkada Jatim dan Kota Malang, amien. Apa hubungannya? Ah itu bisa didiskusikan. Wekekek
| Komentar |
|
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha

Pertamaaaaaaaaaaaaaaaxxxx ya mas saif...
menjadi anggota dewan kebanyakan atas...
Ya mas, seperti pemilu kemarin, saya ...
Adem ayem rasa jiwa ini bila membahas...
oke bgt sich fotonya