| 11 Mei 2009

Hampir seminggu ini putri sulung kami bibir dan lidahnya sariawan. Jamur-jamur di mulutnya begitu mengganggu. Rewelnya kambuh. Sangat.
Tak ada yang bisa dikatakan kecuali dalam bentuk tangisan. Yang merepotkan dan mengkhawatirkan, 3-4 hari pertama sariwan, dia betul-betul menghindari segala jenis makanan kecuali hanya ASI ibunya. Itupun rasanya sudah sulit menikmatinya. Kami khawatir bila besok pergi ke Posyandu lagi, maka dengan timbangan seperti apapun ia tetap bergolongan bayi kurang sehat.
Minggu ini, berbekal dua kali pengobatan di Puskesmas dengan biaya tak lebih dari lima ribu perak, sariawan-nya mulai reda. Makannya mulai lahap lagi walau masih kelihatan kurus. Semoga ia baik-baik saja. Selamanya.
Ya Allah, hanya Engkau yang bisa melindungi kami.
| Komentar |
|

Pertamaaaaaaaaaaaaaaaxxxx ya mas saif...
menjadi anggota dewan kebanyakan atas...
Ya mas, seperti pemilu kemarin, saya ...
Adem ayem rasa jiwa ini bila membahas...
oke bgt sich fotonya