Gus Dur memang insipirasi zaman ini. Ia mencintai musik, mulai dari yang kelas tinggi sampai lagu rakyat. Ia gemar musik dangdut, klasik, pop sampai rock. Konon, bahkan lagu dangdut yang dinyanyikan Trio Macan atau Nyai Ronggeng yang ditenarkan kembali oleh Inul Daratista pun dihafalnya juga. Khusus lagu Nyai Ronggeng, Gus Dur pernah mengatakan kepada asistennya kalau lagu tersebut mengingatkan akan perjalanan hidup ibunya. Lagu itu mengingatkan bapak dengan ibunya, dulu dari nggak punya sampai punya. Apalagi lagu-lagu dangdut Rhoma Irama, konon Gus Dur hampir menghafal seluruhnya. Seperti ditutrkan asisten pribadinya yang sudah mengabdi puluhan tahun, Gus Dur bahkan merupakan pecinta dangdut sejati. Radio Muara FM yang dikenal sebagai radio dangdut ibukota pun menjadi favoritnya.
TV One suatu ketika menayangkan acara in memoriam Gus Dur, dan dituturkan cukup kalau beliau amat menyukai lagu “Remang-remang Pantura”. Itu membuat saya sangat terkagum karena yang saya tahu dia penikmat berat Beethoven dan Mozart, atau rocker Janis Joplin, atau kalau Indonesia, pop nya Ebiet G. Ade.
Yang lucu, adalah saat beliau marah karena saat sedang asyik mendengarkan lagu kesukaannya, tiba-tiba lagu tersebut diputus karena iklan, atau karena pembawa acaranya memotong di tengah jalan. Bahkan ia pun langsung menghubungi penyiar saat itu he he
Remang-Remang Pantura adalah khas lagu dangdut pantura, juga sering dikenal dengan “Tarling Pantura”. Lagu ini sendiri berkisah perjuangan perempuan yang berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya yang keras.
Remang-remang sinar lampu wayah sore
ganti surute srengenge
Nunggu kakang wis lawas langka kabare
Rasa pegel duh kakang sun ngentenaneRemang-remang sinar lampune madangi
Kadang keton lintang wis ora perduli
Kula seneng waktu deweke njanjeni
Wong ganteng aja gawe lara atiJare lunga bli suwe
Lawas olih sewengi
Kula percaya bae
Nyatane kakang bohongiAngel jaman saiki
Luruh lanang sejati
Sing mung ana siji
Kang siji wis duwe rabiRemang-remang sepanjang jalan pantura
Gadis manis pada midang pinggir dalan
Jare seneng bisa bantui wong tua
Kadang nangis urip mengkenen sampai kapan
Kira-kira artinya begini, saya kutip dari si pengupload di Youtube:
katanya pergi tidak lama
paling lama semalam
aku percaya saja
ternyata abang berbohong/membohongikususah zaman sekarang
mencari lelaki sejati
seribu cuma ada satu
yang? satu sudah punya istriRemang-remang sepanjang jalan pantura
gadis manis pada mejeng pinggir jalankatanya senang bisa membantu orang tua
terkadang menangis hidup begini sampai kapan
Saya baru mendengarkan lagu ini hari ini, dan saya juga menyukainya, siapa ya penyanyinya? Penciptanya? …
wah golek cd ne rek
mo awakmu di mana
saya suka lagunya tuhhh…….. ternyata selera almhm Gusdur boleh juga…