Sabtu, 20 Januari 2018

Sumber-sumber Hukum dalam Islam


Dalam menentukan hukum-hukum Islam, ada empat sumber utama yang menjadi rujukan. Secara berurutan, berikut ini adalah sumber-sumber hukum dalam agama Islam. Yuk kita simak:

1. Qur’an

AL-Qur’an merupakan sumber hukum islam yang paling utama. Quran adalah wahyu dan kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Quran berisi tentang petunjuk dan pedoman hidup bagi manusia. Bagi muslim yang membacanya merupakan ibadah dan mendapatkan pahala.

2. Hadits

Hadits adalah sumber hukum Islam kedua setelah Qur’an. Hadits adalah segala bentuk tingkah laku Nabi Muhammad SAW, baik berupa perkataan, perbuatan, maupun ketetapan-nya Nabi. Hadits terbagi tiga, yaitu:

- Hadis Qauli: Hadits yang berupa ucapan Nabi Muhammad SAW.
- Hadis Fi’li: Hadits yang berupa perbuatan Nabi Muhammad SAW.
- Hadis Taqriri: Hadits yang berupa persetujuan Nabi atau diamnya Nabi Muhammad SAW.

Contoh sumber hukum dalam hadits ialah: cara mengerjakan sholat. Di dalam Qur’an hanya menjelaskan tentang perintah shalat, sedangkan cara mengerjakan sholat tidak dijelaskan. Jadi cara mengerjakan sholat kita ambil dari hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi: “shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku sholat."

3. Ijma’

Ijma merupakan sumber hukum Islam je-3 setelah hadits. Ijma’ ialah kesepakatan hukum yang diambil dari fatwa atau musyawarah para ulama tentang suatu perkara yang tidak ditemukan hukumnya di dalam Al qur'an ataupun hadits. Rujukan utamanya adalah Qur’an dan Hadits. Contoh Ijma’ ialah : hukum mengkonsumsi ganja atau sabu-sabu, atau sejenis minuman yang memabukkan.

Didalam Al-qur’an Allah hanya menjelaskan tentang larangan meminum minuman khamar. Sebagaimana firman Allah Swt

4. Qiyas

Qiyas ialah menerangkan hukum sesuatu yang tidak ada ketentuannya di dalam Al-qur’an dan Hadits dengan cara membandingkannya dengan sesuatu yang ditetapkan.
Disqus Comments